Definisi
Normalisasi
adalah suatu teknik untuk mengorganisasi data ke dalam tabel-tabel untuk memenuhi kebutuhan pemakai di dalam
suatu organisasi.
Tujuan
dari normalisasi
1)
Untuk menghilangkan kerangkapan data
2)
Untuk mengurangi kompleksitas
3)
Untuk mempermudah pemodifikasian data
Proses
Normalisasi
- Data diuraikan dalam bentuk tabel, selanjutnya dianalisis berdasarkan persyaratan tertentu ke beberapa tingkat.
- Apabila tabel yang diuji belum memenuhi persyaratan tertentu, maka tabel tersebut perlu dipecah menjadi beberapa tabel yang lebih sederhana sampai memenuhi bentuk yang optimal.
1) Bentuk Tidak Normal (Unnormal)
Membentuk tabel menjadi
Un-Normalized, dengan mencantumkan semua field data yang ada.
2)
Bentuk Normal Pertama (1NF)
Membentuk Normal Kesatu (1 NF)
dengan flat table memisahkan data pada field-field yang tepat bernilai atomik,
dan melengkapi atribut/ field yg ada.
Penyisipan data : Kode
pelanggan dan Nama pelanggan tidak bisa ditambahkan tanpa adanya transaksi
penjualan.
Penghapusan data : Jika
salah satu record dihapus maka semua data yang ada di situ akan terhapus.
Pengubahan data : Data pelanggan
ditulis berkali-kali (Kode dan Nama). Jika suatu saat terjadi perubahan Nama pelanggan maka
harus mengganti semua record yang ada data supliernya. Bila tidak maka akan
terjadi inkonsistensi
3)
Bentuk Normal Kedua (2NF)
Langkah berikutnya
adalah membentuk data menjadi bentuk normal kedua (2NF), dengan
menentukan Primary key. Dari contoh diatas Primary key(*)
adalah :
º Nomer Faktur
º Kode Pelanggan
º Kode Barang
Selanjutnya adalah mengelompokan field non kunci dengan Primary key berdasarkan ketergantungan Fungsional menghasilkan :
4) Bentuk Normal Ketiga (3NF)
Bentuk normal ketiga mempunyai
syarat, setiap relasi tidak mempunyai atribut yang bergantung transitif, harus
bergantung penuh pada kunci utama dan harus memenuhi bentuk normal kedua (2
NF).
Untuk memenuhi bentuk normal ketiga (3 NF),
maka pada relasi/tabel faktur harus didekomposisi (dipecah) lagi menjadi dua
relasi/tabel yaitu relasi/tabel faktur dan relasi/tabel transaksi_barang,
sehingga hasilnya adalah sebagai berikut ini




